Skip to content
Puri Kauhan Ubud Logo Puri Kauhan Ubud Logo
  • Beranda
  • Sejarah Puri
  • Pustaka Lontar
  • Sastra Saraswati Sewana
    • Sastra Saraswati Sewana 2021
    • Sastra Saraswati Sewana 2022
    • Sastra Saraswati Sewana 2023
    • Sastra Saraswati Sewana 2024
    • Sastra Saraswati Sewana 2025
  • Catatan Ubud
  • Kabar Terbaru
  • Beranda
  • Sejarah Puri
  • Pustaka Lontar
  • Sastra Saraswati Sewana
    • Sastra Saraswati Sewana 2021
    • Sastra Saraswati Sewana 2022
    • Sastra Saraswati Sewana 2023
    • Sastra Saraswati Sewana 2024
    • Sastra Saraswati Sewana 2025
  • Catatan Ubud
  • Kabar Terbaru
  • Beranda
  • Sejarah Puri
  • Pustaka Lontar
  • Sastra Saraswati Sewana
    • Sastra Saraswati Sewana 2021
    • Sastra Saraswati Sewana 2022
    • Sastra Saraswati Sewana 2023
    • Sastra Saraswati Sewana 2024
    • Sastra Saraswati Sewana 2025
  • Catatan Ubud
  • Kabar Terbaru

JELAJAHI SEJARAH BALI & INDONESIA

JELAJAHI SEJARAH
BALI & INDONESIA

Berandaadmin2025-06-23T14:05:08+08:00

RAHAJENG RAUH DI PURI KAUHAN UBUD

Selamat datang di Puri Kauhan Ubud -Gianyar, salah satu kekayaan warisan budaya Bali yang terletak di jantung budaya pulau Dewata sejak abad 19 dan menjadi bagian dari perjalanan sejarah Bali dan Indonesia.

SEJARAH PURI
KAUHAN UBUD

Kisah tentang tokoh, bangunan, dan peranan Puri Kauhan Ubud dalam lintas sejarah Bali dan Indonesia

Selengkapnya

PUSTAKA
LONTAR

Manuskrip lontar yang berada di Puri Kauhan Ubud – Gianyar seluruhnya ditulis dalam bahasa Bali yang terpengaruh bahasa Kawi dan Sansekerta

Selengkapnya

CATATAN
UBUD

Kumpulan tulisan yang terinspirasi oleh kehidupan dan perjalanan sejarah Puri Kauhan Ubud oleh Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana.

Selengkapnya

KABAR
TERBARU

Dapatkan informasi, berita, acara, dan dokumentasi terbaru Puri Kauhan Ubud.

Selengkapnya

purikauhanubud

Salah satu Puri di Ubud. Menjadikan Puri sebagai pusat konservasi budaya, alam dan juga pemajuan masyarakat, dengan program #sastrasaraswatisewana

Yayasan Puri Kauhan Ubud kembali mempersembahkan S Yayasan Puri Kauhan Ubud kembali mempersembahkan Sastra Saraswati Sewana 2026 dengan memgambil tema: "Cakrawala Mandala Dwipantara"..

Tema ini mengangkat kembali gagasan visioner Sri Kertanegara, yang selanjutnya menjadi embrio wawasan Nusantara, mulai era Majapahit sampai saat ini. Indonesia dilihat secara Geo-strategis, sebagai Negara Kepulauan yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Sastra Saraswati Sewana akan diisi dengan berbagai kegiatan:

1. Dharma Panuntun dan Penyerahan Sastra Sasraswati Sewana Nugraha 2026.

2. Festival Sastra Saraswati Sewana Yatra ke empat Kota: Banyuwangi, Kediri, Surakarta dan Yogjakarta.  Di setiap kota akan dipentaskan Tarian Topeng Sri Kertanegara dan Wayang Wong Tantri Handaka Harana.

3. Peluncuran Buku dan Pentas Seni  di Ibu Kota Nusantara.

Mhn dukungan pada penyelenggaraan Sastra Saraswati Sewana 2026.
Ida Pedanda Gde Dwija Padangrata mesadu ajeng sare Ida Pedanda Gde Dwija Padangrata mesadu ajeng sareng Gung Lingsir
Anggara Kasih Tambir, Piodalan ring Merajan Puri K Anggara Kasih Tambir, Piodalan ring Merajan Puri Kauhan Ubud, kapuput antuk Ida Pedanda Gede Dwija Padangrata, Grya Tengah Manuaba Kutri
"Nangluk Merana artinya menangkal atau mengendali "Nangluk Merana artinya
 menangkal atau mengendalikan hama dan penyakit (merana) dengan membuat pagar atau penghalang (nangluk) untuk keselamatan alam, tanaman, hewan, dan manusia, terutama saat musim pancaroba (Sasih Kanem) di Bali, agar terhindar dari bencana dan menjaga keseimbangan alam".

I Wayan Agus Muliana, S.AP

Perbekel Desa Lebih Gianyar

#purikauhanubud
#yayasanpurikauhanubud 
#desalebih 
#desaadatlebih 
#lebihculturetalks#12025
Setiap Sasih Kaenem, krama Bali terutama di daerah Setiap Sasih Kaenem, krama Bali terutama di daerah pesisir selatan Pulau Bali, menyelenggarakan upacara Nangluk Merana. Apa makna dibalik  upacara Nangluk Merana  itu? 

Yayasan Puri Kauhan Ubud bekerjasama dengan Pemerintah Desa Lebih dan Desa Adat Lebih menyelenggarakan  LEBIH CULTURE TALKS  #1 2025 dengan mengambil tema: " Membedah Ritual Nangluk Merana di Pesisir Selatan Pulau Bali" pada rahina Saniscara Umanis Pujut, Sabtu, 20 Desember 2025, 14.30 WITA-Selesai di Jero Jawi, Jl By Pass Ida Bagus Mantra, Lebih, Gianyar, Bali.

Dharma Tula menghadirkan Narawakya:

1.  Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari, Dharma Upapati, PHDI Provinsi Bali.

2. Dr. Pande Wayan Renawati, S. H., M. Si., C. Ed. Akademisi UHN IGB Sugriwa Bali.

3. I Wayan Wisma, Bendesa Desa Adat Lebih Gianyar.

Dengan Ugrawakya/ moderator: Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayanan, Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud/Owner Jero Jawi Lebih.

Karena keterbatasan tempat maka Lebih Culture Talks #1 dibuat menjadi diskusi terbatas, hanya untuk undangan.

#purikauhanubud
#yayasanpurikauhanubud 
#desalebih 
#desaadatlebih 
#lebihculturetalks#12025
Terima kasih kepada semua pihak yang membantu untu Terima kasih kepada semua pihak yang membantu untuk mewujudkan sebuah ide kreatif menjadi karya seni yang luar biasa.

Salut dan bangga atas capaian dari @tanzer_company. Terima kasih pada Dewan Juri, Narasumber workshop serta para mentor yg sangat besar kontribusinya pada pementasan Ma Samua.

Terima kasih pada @guspangsua  dan Tim yg sudah menjadi Oganizer acara launching buku dan pementasan Ma Samua.

Terima kasih pada @teguhmahasari dan tim yg telah menyiapkan buku Brahmasara Bhawana Mukti dari bahan baku, editing sampai sudah tercetak.

Semoga apa yg dikerjakan Yayasan Puri Kauhan Ubud bisa bermanfaat bagi kemajuan kebudayaan Bali.
Pementasan "Ma Samua" dari @tanzer_company pada Re Pementasan "Ma Samua" dari @tanzer_company pada Redite Umanis Langkir, 30 November 2025.

@tanzer_company adalah pemenang kompetisi seni pertunjukan dengan inovasi yg diselenggarakan oleh Yayasan Puri Kauhan Ubud.

Sebelum dipentaskan @tanzer_company mendapatkan mentoring dari guru2 terbaik sehingga bisa menyajikan pertunjukan berkelas.

Selain itu Yayasan Puri Kauhan Ubud memberikan dana produksi untuk @tanzer_company untuk mewujudkan ide kreatifnya.
Suasana acara launching buku Brahmasara Bhawana Mu Suasana acara launching buku Brahmasara Bhawana Mukti di Gedung Ksinarnawa, 30 November 2025.
Launching buku Brahmasara Bhawana Mukti, Teknologi Launching buku Brahmasara Bhawana Mukti, Teknologi untuk Kemajuan Peradaban, persembahan Yayasan Puri Kauhan Ubud, Redite Umanis Langkir, 30 November 2035 di Gedung Ksirarnawa.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjut dengan nembangang Kidung Pengarcana Ida Bethara Dalem Sri Aji Kresna Kepakisan.

Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud, @dwipayanaari memberikan sambutan selamat datang sekaligus melaunching buku, didampingi Direktur Pendidikan Ditjen Bimas Hindu RI,  Kepala Dinas Kebudayan Bali, Ketua Sabha Prajuru Majelis Kebudayaan Bali dan Pengawas Yayasan Puri Kauhan Ubud @odeckaryawan. Versi e-book dari buku ini bisa download di website : www.purikauhanubud.org

Buku yg telah dilaunching juga disampaikan kepada Ratu Peranda dan Penglingsir Puri se sejebag Bali.

Selanjutnya Ketua Sabha Prajuru Majelis Kebudayaan Bali, Prof. Dr. I Komang Sudirga dan Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Prof. Dr. I Gede Arya Sugiara memberikan sambutan apresiasi.

Sebelum pertunjukan Ma Samua dimulai, Prof. Dr. I Wayan Dibia memberikan pengantar terkait pesan dari karya Ma Samua.
Follow on Instagram
Comments Box SVG iconsUsed for the like, share, comment, and reaction icons

No more posts

TENTANG PURI KAUHAN UBUD

Puri Kauhan Ubud merupakan salah satu kekayaan warisan budaya Bali yang terletak di jantung budaya pulau Dewata di Ubud, Gianyar.

Hadir sejak abad 19, Puri Kauhan Ubud telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah Bali dan Indonesia. Puri Kauhan Ubud menyimpan catatan-catatan sejarah, kisah budaya, serta sastra Bali dalam manuskrip dari daun pohon kelapa – atau juga disebut sebagai Lontar.

Kami mengundang semua pihak untuk menjelajahi sejarah dan kebudayaan Bali dan Indonesia di Puri Kauhan Ubud.

KUNJUNGI KAMI

Jl Raya Ubud No.35, Ubud – Kabupaten Gianyar, Bali, Indonesia 80571

HUBUNGI KAMI

    Page load link
    Go to Top