JELAJAHI KILAS SEJARAH KAMI

Lontar 32 – Babayon

Manuskrip Lontar Babayon yang dibuat dari daun lontar ini disimpan dalam sebuah keropak yang membuat naskah ini masih berbentuk utuh dan memiliki keadaan aksara yang jelas. Ditulis dengan bahasa Kawisesan dan Bali, manuskrip ini

Lontar 33 – Panca Aksara

Manuskrip  lontar Panca Aksara memiliki nama lain Pancaksara Usadha dan Pancaka Sara. Manuskrip ini memiliki ukuran panjang 42 cm dan lebar 4 cm. Manuskrip berhasil diselamatkan dari kerusakan total akibat kerapuhan dan ancaman serangga.

Lontar 34 – Guru Laghu

Naskah Guru Lagu disimpan dalam sebuah keropak dan masih dalam keadaaan yang baik. Sayangnya penulis dan tanggal pembuatan naskah ini tidak diketahui. Guru Lagu ditulis dengan bentuk kanda atau tutur cerita dalam bahasa Bali

Lontar 36 – Pupulan Mantra

Manuskrip Pupulan Mantra dikemas dalam bentuk teks Kanda. Menggunakan bahasa naskah Bali, Kawi, dan Sansekerta, manuskrip ini ditulis dengan aksara Bali. Keutuhan dan kejelasan aksara masih terawat dengan baik. Terbuat dari daun lontar, manuskrip